Lindung Nilai Harga Saham Menggunakan Strategi Long Call Condor dan Long Iron Butterfly
Keywords:
Black-Scholes, Lindung Nilai, Long Call Condor, Long Iron Butterfly, Simulasi Monte-CarloAbstract
Kondisi perekonomian yang tidak stabil di Indonesia menyebabkan fluktuasi harga saham menjadi semakin tinggi dan menimbulkan ketidakpastian nilai portofolio terhadap risiko kerugian bagi investor. Oleh karena itu, strategi lindung nilai (hedging) menjadi salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk menjaga dan meminimalisir risiko investasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dua strategi opsi Eropa, yaitu Long Call Condor dan Long Iron Butterfly, dalam mengelola risiko nilai harga saham. Studi kasus dilakukan pada saham ICBP dengan menentukan harga opsi menggunakan model Black–Scholes. Analisis dilakukan melalui perhitungan payoff untuk mengevaluasi potensi keuntungan dan risiko kerugian masing-masing strategi. Selain itu, simulasi Monte Carlo dilakukan untuk mengetahui kinerja kedua strategi dalam berbagai kemungkinan pergerakan harga saham di masa mendatang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Long Call Condor memberikan persentase profit yang lebih tinggi serta keseimbangan yang lebih baik antara potensi keuntungan dan risiko kerugian. Sementara itu, strategi Long Iron Butterfly menghasilkan potensi profit yang lebih tinggi, namun disertai risiko kerugian yang lebih besar. Selain itu, kedua strategi ini cenderung lebih optimal digunakan pada kondisi volatilitas harga saham yang moderat, sehingga dapat menjadi alternatif strategi lindung nilai bagi investor sesuai dengan profil risiko masing-masing.
