Lindung Nilai Kontrak Berjangka Komoditas Crude Palm Oil (CPO) dengan Strategi Long Strangle dan Seagull

Authors

  • NAILA SAKHSIYA AKMALIA Division of Economic, Financial, and Actuarial Mathematics, School of Data Science, Mathematics, and Informatics IPB University, Indonesia Author
  • Donny Citra Lesmana Division of Economic, Financial, and Actuarial Mathematics, School of Data Science, Mathematics, and Informatics IPB University, Indonesia Author
  • Ruhiyat Division of Economic, Financial, and Actuarial Mathematics, School of Data Science, Mathematics, and Informatics IPB University, Indonesia Author

Keywords:

futures, hedging, long strangle, seagull, and value at risk.

Abstract

Volatilitas harga crude palm oil (CPO) yang dipicu oleh ketidakstabilan geopolitik, khususnya penutupan Selat Hormuz akibat eskalasi konflik Iran–Amerika Serikat, menimbulkan risiko harga yang signifikan bagi pembeli kontrak berjangka CPO. Penelitian ini bertujuan menentukan nilai portofolio lindung nilai, mengukur tingkat risiko, serta membandingkan efektivitas strategi long strangle dan seagull dalam meminimumkan risiko kerugian. Berdasarkan data historis FCPOc1 periode April 2025–April 2026, hasil menunjukkan bahwa strategi long strangle menghasilkan nilai risiko yang lebih rendah ( USD;  USD) dibandingkan strategi seagull maupun posisi tanpa lindung nilai. Dengan demikian, strategi long strangle dinilai paling efektif dalam menghadapi volatilitas ekstrem harga CPO.

Downloads

Published

2026-09-18

Issue

Section

Aktuaria