Performa Puyuh yang Dipelihara dengan Kipas Otomatis Berbasis Internet Of Things (IoT)
Keywords:
IoT, Kipas Otomatis, Performa Puyuh, PuyuhAbstract
Burung puyuh (Coturnix coturnix japonica) sangat sensitif terhadap peningkatan suhu dan kelembapan yang dapat menyebabkan stres panas serta menurunkan performa produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh sistem kipas otomatis berbasis Internet of Things (IoT) terhadap performa produksi telur puyuh pada kondisi tropis. Sistem kontrol otomatis yang mengintegrasikan sensor suhu dan kelembapan DHT22 serta mikrokontroler ESP32 digunakan untuk mengatur suhu kandang melalui kipas otomatis. Sebanyak 200 ekor puyuh umur delapan minggu dipelihara selama lima minggu pada kandang kontrol dan kandang yang dilengkapi sistem kipas otomatis berbasis IoT. Suhu dan kelembapan relatif dicatat untuk menghitung Temperature Humidity Index (THI) sebagai indikator kenyamanan termal. Parameter produksi yang diamati meliputi konsumsi pakan, produksi telur, massa telur, konversi pakan, dan mortalitas. Data dianalisis menggunakan uji independent t-test. Puyuh yang dipelihara pada kandang dengan sistem kipas otomatis menunjukkan konsumsi pakan, produksi telur, dan massa telur yang lebih tinggi secara nyata, disertai efisiensi pakan yang lebih baik dan mortalitas yang lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol (P < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem kipas otomatis mampu meningkatkan performa produksi puyuh petelur secara efektif.
