Perbandingan Model GARCH, GARCHX, dan GARCHX-T dalam Pemodelan dan Prediksi Volatilitas Saham Emas
Keywords:
Cross-Sectional Volatility, GARCHX, GARCHX-T, Peramalan Volatilitas, Saham Pertambangan Emas, Time-Series VolatilityAbstract
Pemodelan volatilitas saham merupakan aspek penting dalam ekonometrika keuangan, khususnya pada saham pertambangan emas yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap harga komoditas emas dan dinamika pasar. Penelitian ini membandingkan kinerja model GARCH, GARCHX, dan GARCHX-T menggunakan data log return harian saham GOLD (Barrick Gold Corporation) selama periode Januari 2020 hingga Maret 2024. Model GARCHX menggunakan cross-sectional volatility yang diturunkan dari lima saham pertambangan emas (NEM, AEM, GFI, KGC, dan AU) sebagai variabel eksogen, sedangkan GARCHX-T menggunakan time-series market volatility yang diturunkan dari indeks S&P 500 sebagai variabel eksogen. Pemilihan ordo model dilakukan menggunakan Akaike Information Criterion (AIC), sedangkan estimasi parameter menggunakan metode Maximum Likelihood Estimation (MLE). Ketiga model menghasilkan ordo optimal GARCH(3,1). Evaluasi in-sample berdasarkan log-likelihood, AIC, dan BIC menunjukkan bahwa GARCHX-T(3,1) memberikan kecocokan terbaik. Hasil peramalan out-of-sample selama tiga bulan juga menunjukkan bahwa GARCHX-T memiliki akurasi tertinggi, sehingga volatilitas pasar agregat terbukti meningkatkan kualitas peramalan volatilitas saham pertambangan emas.
