Analisis Efektivitas Hedging Indeks Antara Pasar Maju dan Pasar Berkembang Menggunakan Kontrak Futures dengan VECM
Keywords:
Bovespa, Kontrak Futures, Lindung Nilai, S&P 500, VECMAbstract
Penelitian ini menganalisis efektivitas hedging indeks pasar maju dan pasar berkembang menggunakan kontrak futures dengan pendekatan Vector Error Correction Model (VECM). Data yang digunakan berupa harga spot dan futures mingguan indeks S&P 500 dan Bovespa periode Januari 2020–Desember 2022. Analisis meliputi uji Augmented Dickey-Fuller (ADF), penentuan lag optimal, uji kausalitas Granger, uji kointegrasi Johansen, estimasi VECM, serta perhitungan optimal hedge ratio dan efektivitas hedging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel stasioner pada diferensiasi pertama dan memiliki hubungan kointegrasi jangka panjang. Nilai optimal hedge ratio indeks S&P 500 dan Bovespa masing-masing sebesar 0,9671 dan 0,9956, sedangkan efektivitas hedging sebesar 96,50% dan 99,36%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kontrak futures efektif digunakan untuk mengurangi risiko portofolio.
